Simeone Diperebutkan Oleh Inter Milan dan Juventus

Diego Simone Atletico Madrid, Diego Simone, Atletico Madrid, Inter Milan, Juventus, Diego Simone Atletico Madrid to Juventus, Diego Simone Atletico Madrid to Inter Milan
Diego Simone Atletico Madrid

Pelatih Atletico Madrid yaitu Diego Simeone dikabarkan akan hengkang dari klubnya setelah musim kompetisi ini berakhir. Ia diberitakan sudah merasa tak betah untuk tinggal dan melatih lagi di Atletico terutama setelah klubnya gagal menjuarai Liga Champions.

Kabar tersebut beredar semakin terdengar saat sang pelatih asal Argentina tersebut untuk mempercepat masa pengabdiannya di Atletico demi melatih Inter Milan, mantan klubnya yang pernah Ia bela tahun 1997- 1999.  Namun apapun itu bisa dipastikan Atletico tidak akan rela jika kepergiannya hanya untuk klub tersebut dan malah Atletico berharap Simeone masih bisa bertahan untuk waktu yang lebih lama.

Direktur Atletico Madrid, Miguel Angel Marin sempat memberikan kepastian kepada publik,”El Cholo (Julukan Diego Simeone) akan tetap bertahan di Atletico pada musim ini dan juga pada musim berikutnya, itulah yang pasti,”.

Namun kenyataannya saat ini, masa bakti Simeone dari Desember 2011 dengan Atletico akan selesai pada tahun 2018 mendatang. Bahkan belum ada negosiasi tentang perpanjangan kontrak terdengar hingga kini. Dikabarkan keberhasilan prestasi Antoine Griezmann dan seluruh tim pada musim ini akan mempengaruhi masa depannya di ibukota Spanyol.

Marin memastikan bahwa kebersamaan El Cholo dengan Atletico masih akan berlangsung untuk waktu yang lama. Marin tidak ingin melihat Simoene menjadi pelatih Inter pada musim depan karena Stefano Pioli, pelatih Inter saat ini, dikabarkan hanya mengisi kekosongan sementara saja hingga menemukan pelatih yang cocok.

Marin pun menjelaskan “Dia sudah berada di sini selama lima tahun terakhir dan kami berharap dia masih akan bertahan. Kami sangat senang dengan apa yang sudah dikerjakannya selama ini,”

Dikabarkan juga bahwa Simeone tidak hanya dibidik oleh Inter, tetapi oleh mantan Jawara musim lalu di Serie A yaitu Juventus.  Hal ini dikabarkan oleh Sportmediaset yang menulis bahwa manajemen Juventus sedang tertarik untuk merekrut Simeone, seandainya pelatih mereka saat ini yaitu Massimiliano Allegri memutuskan untuk pergi dari klub musim depan.

Hingga kini memang belum ada tanda-tanda Simeone dan Atletico akan berpisah serta Allegri dan Juventus melakukan hal yang sama namun jika Allegri berpisah, maka Juventus akan berusaha keras memboyong Simeone sebagai pengganti. Untuk kamu yang penasaran dengan prediksi sepak bola, kamu bisa kunjungi link ini.

Pasalic Bahagia Dengan Klub Yang Meminjamnya

Mario Pasalic Chelsea to milan, Mario Pasalic milan to Chelsea, Chelsea, AC Milan, Mario Pasalic., Serie A, Premier League
Mario Pasalic Chelsea to milan

Marko Naletilic, yang merupakan agen dari Mario Pasalic menyebutkan bahwa kliennya merasa sangat bahagia bisa menjadi penentu kemenangan timnya yaitu AC Milan saat melawan Juventus di pentas Supercoppa Italiana minggu lalu. Setelah babak kedua berakhir Milan hanya mampu mengimbangi rivalnya namun sehingga harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Dan salah satu penentu kemenangan dalam adu penalti adalah Pasalic.

Ia menjadi penentu kemenangan timnya setelah ia berhasil mengeksekusi bola mati tersebut dan tak bisa dibendung oleh Gianluigi Buffon. Pemain berdarah Kroasia ini pun akhirnya merasa sangat bangga dapat membawa klubnya meraih trofi dalam laga tersebut.

Seperti yang ditulis La Gazzetta dello Sport, sang agen mengatakan  “Ia sangat bangga menjadi mencetak penalti yang menentukan dan mengenakan jersey AC Milan,”.

Ia juga menambahkan walau kondisi kliennya saat ini belum bugar 100 persen dikarenakan cedera yang diderita sebelumnya, tetapi kliennya senang bahwa sang pelatih Milan yaitu Vincenzo Montella mempercayai kemampuannya.

Ia mengatakan “Montella telah menunjukkan keyakinan yang besar dalam dirinya dan telah memberinya kepercayaan diri setelah mengalami cedera panjang. Ini adalah sesuatu yang sangat dihargai oleh Mario. Ia masih memiliki ruang untuk perbaikan. Kondisinya 70 persen sekarang,”.

Sang agen pun juga sempat mengatakan bahwa kliennya juga sudah menyukai klubnya saat ini walaupun statusnya hanya pinjaman saja. Memang Pasalic merupakan klub yang berbendera Chelsea yang dipinjamkan kepada Milan sejak tanggal 27 Agustus 2016 lalu dan ia akan dipinjamkan dengan hingga musim ini selesai.

Awalnya, Pasalic sempat mengalami masa-masa sulit di Milan dikarenakan Ia sering mendapakan cedera dalam pertandingan yang dimainkannya. Bahkan sempat terdengar bahwa Milan ingin segera memulangkannya di Januari nanti ke Chelsea walau belum semusim membantu .

Untungnya sang pelatih bersedia memberikannya kepercayaan saat ia sudah pulih dari cedera. Dan setelah Ia merumput untuk perama kalinya sebagai pemain pengganti di Oktober 2016 lalu Ia kemudian terus dipercaya oleh sang pelatih untuk bermain di sejumlah pertandingan.

Namun setelah terbukti memberikan performanya kepada klub yang meminjamnya sang gelandang tersebut mengaku enggan untuk kembali ke tempatnya semula dikarenakania sudah menyenangi lingkungan Rossoneri.

Seperti yang dilansir La Gazzetta dello Sport, agennya berkata “Masa depannya tergantung pada beberapa faktor: pada Chelsea, Milan dan dirinya sendiri tentunya. namun keinginannya tentu juga dipertimbangkan dan saya bisa mengatakan bahwa Mario jatuh hati pada AC Milan,”.

Higuain : Dybala Dan Messi Sangat Mirip Sekali

Paulo Dybala Juventus, Paulo Dybala, Juventus, serie A, Liga itali, Supercoppa, Higuain
Paulo Dybala Juventus

Gonzalo Higuain selaku pemain penyerang Juventus sempat mengatakan bahwa rekan setimnya dilini depan yaitu Paulo Dybala memiliki kemiripan dengan bintang Barcelona dan timnas Argentina yaitu  Lionel Messi.

Dybala secara cepat menjadi salah satu pemain andalan Juventus dalam hal menjebol gawang lawan setelah Ia direkrut Bianconeri dari Palermo sejak tahun 2015 silam. Malah di tahun pertamanya bersama Juventus, Dybala membantu timnya dalam meraih trofi kompetisi Serie A, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.

Walau di awal musim kompetisi ia sempat mengalami cedera namun striker berusia 23 tahun tersebut sudah berhasil menyumbangkan tiga gol dan dua assist sehingga secara tak langsung ikut andil dalam membawa Juventus keperingkat klasemen hingga musim ini.

Higuain meyakini bahwa dengan usianya yang masih sangat muda, rekannya mampu untuk dapat mengikuti jejak pemain bintang, Messi. Higuain mengatakan Premium Sport, “Dybala dan Messi sangat mirip sekali. Messi adalah yang terbaik dan dia memperlihatkannya setiap hari. Sedangkan Dybala masih muda, dia masih 23 tahun dan tergantung pada apa yang terjadi di masa depan, tapi dia punya semua karakteristik untuk menjadi salah satu pemain terbaik dunia,”.

Ia pun menjelaskan tentang tantangan untuk menjadi pemain terbaik dunia karena hal tersebut bukanlah masalah yang mudah, Ia mengatakan, “Dia harus punya kekuatan mental yang besar. Ketika sampai ke level tertinggi sedemikian cepat, tidak mudah untuk terus bertahan selama bertahun-tahun. Akan ada banyak naik-turun, dan dia harus punya keseimbangan dan tak terlalu mendengarkan kritikan dan pujian,”.

Memang dalam adu penalti saat final Supercoppa Italia menghadapi AC Milan, Ia tak berhasil menciptakan sebuah gol, namun secara mental kegagalannya itu tak membuat Dybala putus asa. Ia menyadari bahwa kegagalannya dalam adu penalti kali ini membuat klubnya harus merelakan trofi Suppercopa kali ini ke tangan rivalnya.

Ia melihat kegagalannya akan menjadi jalan menuju kesuksesan di masa depan. Ia mengatakan “Saya gagal lebih dari 9000 tembakan dalam karier saya. Saya mengalami kekalahan dalam 300 pertandingan. 26 kali saya dipercaya mengambil tembakan penentu kemenangan dan gagal. Saya gagal, gagal, dan gagal lagi dalam hidup saya. Itulah kenapa saya akan sukses.”