Feghouli Akan Gantikan Iturbe Januari Ini

Sofiane Feghouli West ham to Roma, Sofiane Feghouli, West ham to Roma, West ham, AS Roma
Sofiane Feghouli-West ham

Juan Manuel Iturbe yang merupakan pemain lini depan AS Roma, sebelumnya dipinjamkan ke Bournemouth. Ia dipinjamkan klub tersebut dari tahun lalu namun kini dipindahkan Torino pada tanggal 4 Januari 2017 kemarin dan salah satu alasannya karena di klub tersebut Ia tak banyak dimainkan. Tercatat hanya dua kali saja penampilannya membela klubnya.

Setelah menangani kepindahan Iturbe, pada bursa transfer musim dingin ini, diberitakan bahwa AS Roma akan mencoba bertransaksi untuk mendatangkan gelandang dari West Ham United yaitu Sofiane Feghouli untuk menggantikan posisi Iturbe.

Seperti yang dikutip dari beberapa media Italia, Ricky Massara selaku direktur olahraga Roma diberitakan sudah berada di London pada minggu ini sumber tersebut menuliskan bahwa Massara berada di sana untuk West ham dan membicarakan transfer Feghouli.

Pemain yang baru saja bergabung di West Ham pada musim ini dengan masa bakti selama tiga tahun setelah Ia membela Valencia enam musim dengan status bebas transfer, namun sepertinya sejak itu ia memiliki kendala untuk mendapatkan jam terbang di bawah asuhan pelatihnya,Slaven Bilic.

Roma pun berharap bisa mendapatkan pemain berdarah Aljazair tersebut dengan status pinjaman hingga akhir musim ini ditambah opsi permanen dengan biaya penebusan 12 juta euro musim panas nanti.

Hal ini dibenarkan oleh pelatih Roma yaitu Luciano Spalletti, Ia mengakui bahwa manajemen saat ini sedang berusaha fokus untuk mendatangkan Sofiane Feghouli pada Januari ini. Ia mengatakan “Kami tetap memantau pasar transfer dan nama-nama yang sejauh ini disebutkan adalah benar. Fokusnya kini bergeser ke Feghouli dan itu benar. Anda sedang menulis itu, jadi tak ada gunanya menyembunyikan fakta. Pilihan lain telah diredam. Dia adalah seseorang yang akan datang untuk menggantikan Iturbe, Torino benar-benar telah memperkuat skuat mereka dengannya,”

Namun pada tanggal 3 Januari kemarin, Ia harus diusir oleh wasit pada menit ke 15 saat West Ham menghadapi Manchester united ia melakukan pelanggaran. Hal ini membuat timnya kalah 2-0 dan terlebih membuat dirinya mencatatkan rekor sebagai pemain dengan pemilik kartu merah tercepat di Premier League musim ini. Mudah mudahan, hal ini tak mempengaruhinya untuk dapat bergabung ke Roma. Untuk kamu yang ingin mencoba keberuntungan dan mau mencoba sbobet, kunjungi http://viralbola.com/agen-bola-sbobet-terpercaya/, dijamin semua info kamu aman karena sistem pengamanan menggunakan keamanan tingkat internatsional.

Walau Berusia, Totti Tetap Merajai Predikat Rasio Menit/Gol Tahun 2016

Serie A Mins per Goal Ratio 2016, Francesco Totti, AS Roma, Gonzalo Higuainm, serie A, Liga Italia
Serie A Mins per Goal Ratio 2016

Francesco Totti merupakan pemain gelandang serang dari AS Roma yang sudah sangat lama dan setia membela Giallorossi dari tahun 1992. Petualangannya bersama Roma selama 20 tahun lebih itu belum termasuk jenjang yang sebelumnya sempat Ia ikuti dari tahun 1989 untuk membela klubnya Memang kini Ia tak sudah tidak muda lagi, sejak tanggal 27 September 2016, usianya sudah berkepala 4, akan tetapi keahlian dari sang pemain berdarah Itali ini seakan akan tak lekang oleh waktu dan tak terpengaruh usia , terutama dalam hal menjebol gawang lawannya.

Totti dipercaya sebagai kapten AS Roma walaupun Ia tak lagi menjadi pilihan utama di Roma. Ia lebih jarang menjadi starting player dan lebih sering berada di bangku cadangan. Namun saat diberi kesempatan untuk merumput, ia tak pernah mengecewakan. Malah hingga saat ini Ia tercatat menjadi mesin gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Serie A dimana posisi pertamanya diisi oleh Silvio Piola. Piola berhasil menggetarkan gawang lawan sebanyak 274 gol selama periode 1929-1954, namun Totti hingga saat ini masih bermain dan mungkin akan bertambah lagi.

Bahkan sang pemain bernomor punggun 10 ini tercatat sebagai pemain dengan perbandingan menit / gol terbaik di Serie A di sepanjang tahun 2016 (catatan : minimal 70 menit penampilan). The King of Rome berada di peringkat pertama dengan rata-rata 1 gol setiap 75 menit.

Ia bahkan mengungguli striker yang sedang booming yaitu Gonzalo Higuain (yang pernah membela Napoli dan kemudian di awal musim kompetisi pindah ke  Juventus), Edin Dzeko, maupun Miroslav Klose.

Sejak penampilan perdananya dalam pertandingan melawan Brescia pada 28 Maret 1993, Totti telah berhasil menjebol gawang lawan sebanyak 250 gol hingga kini dalam 608 penampilan di Serie A saja dan menariknya Ia hasilkan hanya dengan satu klub saja yaitu Roma.

Ia sudah menjalani 23 musim secara beruntun hingga musim inidan telah tercatat rajin menyumbangkan angka dari gol pertamanya saat melawan Foggia di musim 1994/95. Dan setelah menyentuh gawang pertama kalinya, Ia selalu ikut andil membantu Roma dalam meraih angka di tiap musimnya.

Sepuluh Klub Serie A Dengan Hadiah Penalti Terbanyak Tahun 2016

klub dengan penatli terbanyak, dengan penatli terbanyak 2016, Serie A, Liga Italia, Torino, Juventus, As Roma..
10 klub dengan penalti terbanyak 2016

Sebagai penggemar sepak bola tentu sudah tak asing lagi mendengar kata penalti. Tendangan jarak dekat yang hanya dihalangi penjaga gawang saja ini memiliki prosentase kemasukan gol yang jauh lebih besar dari pada tendangan biasa seperti sepak pojok atau tendangan bebas. Walaupun begitu, tidak semua tendangan penalti dikonversi menjadi sebuah gol mengingat kepiawaian dari sang eksekutor dalam menendang bola dan juga dipengaruhi oleh kepiawaian kiper lawan.

Hadiah Penalti diberikan oleh wasit biasanya terjadi karena adanya pelanggaran di dalam kotak penalti yang dilakukan oleh tim bertahan untuk menghentikan laju serang lawan seperti menjatuhkan lawan, menarik baju lawan dan mungkin juga menyentuh bola dengan tangan didalam kotak tersebut. Penalti juga bisa dilakukan jika dalam sebuah pertandingan kedua tim bermain imbang walau sudah diberikan injury time, sehingga penalti dilakukan untuk untuk menentukan pemenangnya.

Dalam kompetisi sekelas Liga Italia, Serie A, hal ini juga terjadi. Tercatat ada sepuluh klub berikut paling sering mendapatkan hadiah penalti dari sang wasit di Serie A selama tahun 2016. Dan yang menjadi peringkat pertama terbanyak mendapatkan penalti adalah tim asal Turin

Akan tetapi bukan Juventus, melainkan Klub satu kotanya yaitu Torino. Il Toro ternyata sudah mendapatkan kesempatan tendangan penalti terbanyak sejumlah 15 kali di Serie A saja. Dari 15 percobaan, mereka hanya mampu menghasilkan 11 gol.

Berikut adalah tim yang mendapatkan hadiah penalti terbanyak di Serie A untuk tahun 2016

  • Torino mendapat 15 kali penalti dan 11 kali gol.
  • Lazio mendapat 12 kali penalti dan 11 kali gol.
  • AS Roma mendapat 10 kali penalti dan 10 kali gol.
  • Sassuolo mendapat 10 kali penalti dan 8 kali gol.
  • AC Milan mendapat 10 kali penalti dan 7 kali gol.
  • Chievo mendapat 9 kali penalti dan 6 kali gol.
  • Napoli mendapat 8 kali penalti dan 8 kali gol.
  • Atalanta mendapat 8 kali penalti dan 5 kali gol.
  • Fiorentina mendapat 8 kali penalti dan 5 kali gol.
  • Carpi mendapat 7 kali penalti dan 5 kali gol.

Roma memiliki prosentase yang paling besar dalam mengeksekusi tendangan penalti ini. Dari 10 tendangan penalti yang diberikan wasit, semuanya bisa dieksekusi dengan baik dan dijadikan gol. Mereka juga mendapatkan penalti terbanyak justru pada musim 2016-2017 ini, karena sebelumnya mereka hanya mendapatkan 1 tendangan penalti dari tanggal 1 Januari 2016 hingga kompetisi Serie A musim 2015-2016 usai. Sedangkan sisanya didapatkan dari musim ini.

Sementara mantan juara musim lalu yaitu Juventus termasuk paling jarang mendapatkan hadiah penalti, malah hanya satu kali saja di tahun 2016 ini dan itupun mendapatkannya pada musim ini.

Inter Milan pun juga tak berbeda jauh. Pasukan biru hitam itu tercatat hanya diberikan dua kali tendangan penalti penalti di Serie A dimusim ini.