Bacca Tolak Tawaran Gaji Besar di Tiongkok

Carlos-Bacca AC Milan hold trophy, Carlos-Bacca, AC Milan, supercoppa Italia 2016
Carlos Bacca AC Milan

Klub besar Tiongkok sedang membidik para pemain sepak bola berpengalaman di Liga Eropa. Bahkan beberapa pemain sudah dipastikan hengkang dari klubnya dan ikut bergabung dengan klub asal Tiongkok untuk beberapa tahun ke depan pada bursa transfer musim dingin nanti, sebut saja beberapa  nama besar seperti Oscar, Carlos Tevez, Axel Witsel. Dan kini mereka masih membidik beberapa nama lagi, salah satunya adalah Carlos Bacca.

Carlos Bacca termasuk salah satu andalan dari AC Milan dalam beberapa musim terakhir hanya saja striker kelahiran Kolombia ini memang diisukan akan pindah dari klubnya dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan hubungan yang tidak harmonis dengan pelatihnya yaitu Vincenzo Montella.

Tentunya Kondisi ini akan dimanfaatkan untuk klub besar sepak bola Tiongkok yaitu Tianjin Quanjian untuk dapat memboyong Bacca. Seperti yang ditulis oleh Tuttosport, Ia telah diiming imgingi gaji yang besar untuk mendapatkan keahlian mantan pemain Sevilla. Sementara untuk sang pemilik, Ia akan menebusnya dengan nilai yang cukup besar juga untuk Milan yaitu sebesar 30 juta euro.

Salah satu alasan mengapa Tianjin Quanjian membidik Bacca karena mereka tak berhasil mendatangkan penyerang Juventus yaitu Mario Mandzukic walaupun sebelumnya mereka berhasil merebut hati Axel Witsel untuk bergabung di klubnya.

Namun Sergio Barila, agen dari pemain bernomor punggung 70 itu memberikan klarifikasi tentang tawaran dari beberapa klub asal Tiongkok yang tertarik dengan kliennya. Walaupun begitu, sang agen memastikan bahwa kliennya masih tetap ingin bermain bersama Rossoneri.

Beberapa klub yang  tertarik unruk merekrut Bacca ke Chinese Super League yang dimaksud oleh sang agen adalah Tianjin Quanjian, Guangzhou Evergrande dan Shanghai Shenhua. Walaupun jumlah yang ditawarkan sangat menggurkan namun sepertnya Bacca masihi tetap setia di San Siro apalagi setelah meraih juara Supercoppa Italiana 2016 di bawah asuhan Vincenzo Montella.

Barila menjelaskan kepada Football Italia “Sejumlah klub Cina tertarik pada Carlos. Dia bahagia di Milan dan ingin tetap bertahan. Ia datang ke Milan untuk juara dan ia ingin lebih banyak mendapatkan trofi setelah Supercoppa. Trofi tersebut merupakan kesuksesan besar secara individual dan kolektif, memenangkan satu trofi membuat Anda semangat untuk menatap masa depan,”.