Torino Kembalikan Hart Ke City

Joe Hart, Torino, manchester city, premier league, serie A
Joe Hart Torino

Urbano Cairo selaku Presiden dari klub Torino, membeberkan masa depan penjaga gawang andalan klubnya yaitu Joe Hart. Ia berterus terang bahwa manajemen sudah mempersiapkan untuk merelakan kepergian palang pintu terakhir jika sang pemain menginginkan kembali ke Manchester City.

Pemain Inggris tersebut saat ini masih berada dibawah bendera Manchester City sejak tahun 2006 namun Ia lebih sering dipinjamkan ke klub lain dari pada digunakan sendiri, tercatat sudah ada empat klub yang meminjamnya Tranmere Rovers dan Blackpool ditahun 2007, Birmingham City  dari 2009 -2010 , lalu yang terakhir kemarin tanggal 13 Agustus, Ia dipinjamkan ke Torino.

Ia bergabung dengan Il Toro dengan status pemain pinjaman dari Manchester City hingga akhir musim nanti. Namun peminjamannya tidak tertulis dengan klausul perpanjangan peminjaman ataupun pembelian permanen.

Sayangnya Torino dikabarkan tidak akan memperpanjang masa peminjaman Hart karena beban biaya yang ditanggungnya cukup besar. Dan itulah mengapa sanng presiden angkat bicara pada beberapa hari yang lalu.

Seperti yang di lansir La Stampa, Ia mengatakan “Kami akan menikmati permainan Hart untuk saat ini dan memeluknya, kami tahu dia bukan pemain kami dan beban gajinya tidak dapat kami sanggupi. Namun Kita akan lihat apa yang akan kami lakukan pada bulan Juni mendatang,”.

Sang Preseiden juga mengatakan bahwa Torino juga tidak menyerah dan bersikap pasif untuk memperkuat timnya demi mendongkrak kedudukan mereka di papan klasemen. Mereka akan mencoba menambah pemain pada bursa Transfer bulan Januari nanti. Dan dikabarkan manajemen juga telah memiliki beberapa pemain yang menjadi sasaran utamanya. Salah satunya adalah penyerang milik AS Roma yaitu Juan Manuel Iturbe.

Sang Presiden mengatakan “Saya menyukai Iturbe, tapi bursa transfer bulan Januari bukan hal yang mudah. Kami ingin mencapai target masuk zona Eropa, jika mungkin Liga Champions. Tapi kami juga harus menjaga neraca keuangan,”.

Iturbe merupakan pemain Roma sejak 16 Juli 2014 namun Ia jarang dimainkan kemudian saat dipinjamkan ke Bournemouth tanggal 1 januari 2016,  Ia juga jarang merumput malah tercatat hanya dua kali terjun kelapangan selama setahun terakhir.

Sepuluh Klub Serie A Dengan Hadiah Penalti Terbanyak Tahun 2016

klub dengan penatli terbanyak, dengan penatli terbanyak 2016, Serie A, Liga Italia, Torino, Juventus, As Roma..
10 klub dengan penalti terbanyak 2016

Sebagai penggemar sepak bola tentu sudah tak asing lagi mendengar kata penalti. Tendangan jarak dekat yang hanya dihalangi penjaga gawang saja ini memiliki prosentase kemasukan gol yang jauh lebih besar dari pada tendangan biasa seperti sepak pojok atau tendangan bebas. Walaupun begitu, tidak semua tendangan penalti dikonversi menjadi sebuah gol mengingat kepiawaian dari sang eksekutor dalam menendang bola dan juga dipengaruhi oleh kepiawaian kiper lawan.

Hadiah Penalti diberikan oleh wasit biasanya terjadi karena adanya pelanggaran di dalam kotak penalti yang dilakukan oleh tim bertahan untuk menghentikan laju serang lawan seperti menjatuhkan lawan, menarik baju lawan dan mungkin juga menyentuh bola dengan tangan didalam kotak tersebut. Penalti juga bisa dilakukan jika dalam sebuah pertandingan kedua tim bermain imbang walau sudah diberikan injury time, sehingga penalti dilakukan untuk untuk menentukan pemenangnya.

Dalam kompetisi sekelas Liga Italia, Serie A, hal ini juga terjadi. Tercatat ada sepuluh klub berikut paling sering mendapatkan hadiah penalti dari sang wasit di Serie A selama tahun 2016. Dan yang menjadi peringkat pertama terbanyak mendapatkan penalti adalah tim asal Turin

Akan tetapi bukan Juventus, melainkan Klub satu kotanya yaitu Torino. Il Toro ternyata sudah mendapatkan kesempatan tendangan penalti terbanyak sejumlah 15 kali di Serie A saja. Dari 15 percobaan, mereka hanya mampu menghasilkan 11 gol.

Berikut adalah tim yang mendapatkan hadiah penalti terbanyak di Serie A untuk tahun 2016

  • Torino mendapat 15 kali penalti dan 11 kali gol.
  • Lazio mendapat 12 kali penalti dan 11 kali gol.
  • AS Roma mendapat 10 kali penalti dan 10 kali gol.
  • Sassuolo mendapat 10 kali penalti dan 8 kali gol.
  • AC Milan mendapat 10 kali penalti dan 7 kali gol.
  • Chievo mendapat 9 kali penalti dan 6 kali gol.
  • Napoli mendapat 8 kali penalti dan 8 kali gol.
  • Atalanta mendapat 8 kali penalti dan 5 kali gol.
  • Fiorentina mendapat 8 kali penalti dan 5 kali gol.
  • Carpi mendapat 7 kali penalti dan 5 kali gol.

Roma memiliki prosentase yang paling besar dalam mengeksekusi tendangan penalti ini. Dari 10 tendangan penalti yang diberikan wasit, semuanya bisa dieksekusi dengan baik dan dijadikan gol. Mereka juga mendapatkan penalti terbanyak justru pada musim 2016-2017 ini, karena sebelumnya mereka hanya mendapatkan 1 tendangan penalti dari tanggal 1 Januari 2016 hingga kompetisi Serie A musim 2015-2016 usai. Sedangkan sisanya didapatkan dari musim ini.

Sementara mantan juara musim lalu yaitu Juventus termasuk paling jarang mendapatkan hadiah penalti, malah hanya satu kali saja di tahun 2016 ini dan itupun mendapatkannya pada musim ini.

Inter Milan pun juga tak berbeda jauh. Pasukan biru hitam itu tercatat hanya diberikan dua kali tendangan penalti penalti di Serie A dimusim ini.